Sunday, November 28, 2010

:: sekadar Perkongsian ::


apa itu fungsi buah pinggang?
1.menapis cecair . 
buah pinggang akan menapis dan akan mengasingkan cecair didalam darah.kotoran akan dihantar ke pundi-pundi kencing.

2.mengawal kandungan garam dan air dalam darah
contohnya jika anda minum banyak air dengan cepat, air terus memasuki saluran darah dan mempunyai kesan mencairkan darah. Apabila darah yang cair ini memasuki buah pinggang, air yang berlebihan dikeluarkan secara automatik sebagai air kencing. Sama juga jika anda banyak berpeluh, tubuh kekurangan air dan air kencing berwarna pekat sehinggalah buah pinggang mengumpul jumlah air yang cukup. 

hmm sungguh indah ciptaan tuhan kan.semua yang dijadikan ada sebabnya.ok, m
ari kita bincang pula simptom-simptom sakit buah pinggang.

Tanda-tanda sakit buah pinggang

1.sakit pinggang
ter
asa mencucuk-cucuk.bergerak sedikit dah sakit.sakit diblah dalam,bukan tulang.datang sekali sekala ataupun berterusan.

2.bengk
ak badan
Bengkak air yang teruk akan menyebabkan bengkak dan sakit pada tumit kaki dalaman, kaki dan pinggang.

3.tidak selera makan
hilang selera makan tiba-tiba.bila makan muntah.biasanya akan hilang berat badan.

4.kerap kencing
simptom ini saya memang mengalaminya.sampai letih dibuatnya.bila dikencingkan hanya sedikit sahaja yang keluar.tetapi boleh mencecah 20 kali bila waktu malam.

5.cepat letih.
ini pun simptom saya.saya rasa cepat sahaja letih.saya seorang yang aktif.suka mendaki gunung dan aktiviti lasak.sepatutnya kerja-kerja di tumah tidak meletihkan.ini baru menyapu sikit dah letih.memang musykil.

6.sakit kepala.
kerap sakit kepala.rupa-rupaya tekanan darah saya tinggi.sampai mencecah 190/120.fuhhh sib baik x kena strok.dahulu saya selalu telan panadol.rupa-rupanya panadol boleh menyebabkan sakit buah pinggang kalau kerap pola pemakanan.

8.kerap demam
saya dahulu kerap demam.seminggu sampai 2,3 kali

9.badan gatal-gatal
seluruh badan gatal-gatal.menandakan badan sudah terlalu kotor dengan toksin.sampai habis bdn aku garu.jadi kudis plak.hehhehe

ok itu sahaja yg dapat aku senaraikan.simptom untuk setiap orang memang lain-lain.ada orang tuh lagi x de apa-apa simptom.pun kena jugak.macam aku bengkak-bengkak memang x de.

oleh itu kengkawan, jagalah kesihatan dan rajin-rajinlah buat medical check-up.

:: KeTulusan HaTiku ::


Sedihku sakitku ku terima
Ku rela ku pasrah jalanku
Ini suratan aku dicoba
Demi rahmat-Mu ku memohon
Yaa Allah ridhoi ketulusan hati
Yaa Allah beri aku ketabahan
Yaa Allah aku sanggup berkorban
Demi rahmat-Mu Yaa Allah
Yaa Allah ridhoi ketulusan hati
Yaa Allah beri aku ketabahan
Yaa Allah aku sanggup berkorban
Demi rahmat-Mu Yaa Allah

Ya Allah..begitu banyak cubaan yg Kau berikan kepadaku.. Aku x mampu menanggungnya..namun aku pasrah jika ini takdirnya.. 

Makin hari semakin lemah diriku..tanda2 nya makin jelas kelihatan..


  •        x bermaya
  •        hilang selera makan
  •        cepat letih
  •        sakit badan
  •        dan yg paling menyakitkan, sakit di belah kanan...
Tinggal seminggu lagi aku di Nilai.. lepas balik terengganu nnt aku berubat.. Ya Allah, bagi lah kekuatan kepadaku... Aku kena bertahan.. 


Thursday, November 25, 2010

:: SakiTnya.... ::


Pernah sakit? 
Apa yang Anda rasakan?
Senang, gembira, sedih, jengkel, atau…?
 
Tahukah temen-teman, bahwa sakit yang menimpa kita, penderitaan yang kita alami, kesempitan yang kita rasakan, kesulitan yang menggelisahkan, … ; merupakan kenikmatan dan anugerah yang diberikan Allah kepada kita? 
Yang kenikmatan ini tidak diberikan kepada setiap orang dan setiap saat….
Bagaimana mungkin? Nggak masuk akal ya? 
Jangan keburu percaya, jangan tergesa-gesa mempercayai sesuatu sebelum Anda memperoleh penjelasan mengenai hal tersebut! 
Simak dulu tulisan berikut:
 
Ketika sakit menghampiri kita, ada dua hal yang mesti kita ingat:
1. Bahwa sakit yang kita alami ini datang dari Allah Subhanahu wa Ta’ala ”Tiada sesuatupun bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu bergembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi menyombongkan diri.” (Al-Hadid:22-23)

2. Bahwa sakit itu baik bagi kita. 
Di balik sakit yang kita alami, terdapat hikmah dan faidah yang besar, yang itu baik dan bermanfaat untuk kita. Tentunya apabila ketika sakit itu datang kita hadapi dengan kesabaran. Diantara hikmah dan faidahnya adalah:
 
a. Diampuni dosa dan kesalahan
”Setiap musibah yang menimpa mukmin, baik berupa wabah, rasa lelah, penyakit, rasa sedih, sampai kekalutan hati, pasti Allah menjadikannya pengampun dosa-dosanya.” (HR. Bukhari-Muslim)
 
”Tidaklah seorang Muslim ditimpa gangguan berupa penyakit dan lain-linnya, melainkan Allah menggugurkan kesalahan-kesalahannya sebagaimana pohon yang menggugurkan daunnya.” (Bukhari-Muslim)
 
b. Ditinggikan derajatnya
”Tidaklah seorang mukmin tertusuk duri atau yang lebih kecil dari duri, melainkan ditetapkan baginya satu derajat dan dihapuskan darinya satu kesalahan.” (Diriwayatkan Muslim)
 
Dari Aisyah, dia berkata: ”Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda (yang artinya):
”Tidaklah seorang Mukmin itu tertimpa penyakit encok sedikit pun, melainkan Allah menghapus darinya satu kesalahan, ditetapkan baginya satu kebaikan dan ditinggalkan baginya satu derajat.” (Ditakrij Ath-Thabrani dan Al-Hakim. Isnadnya Jayyid)
 
Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, dia berkata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda (yang artinya):
”Sesungguhnya seseorang benar-benar memiliki kedudukan di sisi Allah, namun tidak ada satu amal yang bisa menghantarkannya ke sana. Maka Allah senantiasa mencobanya dengan sesuatu yang tidak disukainya, sehingga dia bisa sampai ke kedudukan itu.” (Ditakhrij Abu Ya’la, Ibnu Hibban, dan Al-Hakim; Menurut Syaikh Al-Albany: hadits hasan)
 
c. Pembuka jalan ke Surga
”Allah Subhanahu berfirman: ‘Hai anak Adam, jika engkau sabar dan mencari keridhaan pada saat musibah yang pertama, maka Aku tidak meridhai pahala bagimu selain surga.”’ (Ditakhrij Ibnu Majah; Menurut Syaikh Al-Albany: hadits hasan)
Wahai Saudaraku, bukankah sakit merupakan bagian dari musibah?
 
d. Keselamatan dari api neraka
Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, bahwa beliau menjenguk seseorang yang sedang sakit demam, yang disertai Abu Hurairah. lalu beliau bersabda (yang artinya):
 ”Bergembiralah, karena Allah Azza wa Jalla berfirman, ‘Inilah neraka-Ku. Aku menganjurkannya menimpa hamba-Ku yang mukmin di dunia, agar dia jauh dari neraka pada hari akhirat.” (Ditakhrij Ahmad, Ibnu Majah, dan AL-Hakim. Menurut Syaikh Albani: isnadnya shahih)
 
e. Menjadikan kita ingat kepada Allah dan kembali kepada-Nya
Biasanya ketika seseorang dalam keadaan sehat wal afiat, suka tenggelam dalam kenikmatan dan syahwat. Menyibukkan diri dalam urusan dunia dan melalikan Allah, yang tidak jarang terjerumus dalam kemaksiatan dan kedurhakaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ketika Allah mencobanya dengan sakit atau musibah lain, dia akan ingat kepada Allah, bertobat, dan kembali memenuhi hak-hak Allah yang telah dia tinggalkan.
 
Dari Abdurrahman bin Sa’id, dari bapaknya, dia berkata, ”Aku bersama Salman menjenguk orang yang sedang sakit di Kandah. Tatkala Salman memasuki tempat tinggalnya, dia berkata, ”Bergembiralah, karena sakitnya orang mukmin itu akan dijadikan Allah sebagai penebus dosanya dan penyebab kewaspadaannya. Sedangkan sakitnya orang fajir itu laksana keledai yang diikat pemiliknya, kemudian dia melepaskannya kembali, namun keledai itu tidak tahu mengapa ia diikat dan mengapa ia dilepas.”
 
Maksudnya, penyakit itu merupakan penebus dosa bagi orang mukmin dan penyebab taubat dan kesadarannya dari kelalaian. Berbeda dengan orang-orang fajir, yang tetap durhaka, tidak terpengaruh oelah penyakitnya dan tidak mua kembali kepada Rabb-nya. Dia tidak tahu kalau penyakit itu menimpa dirinya, agar dia sadar dari kelalaian dan agar kembali kepada kebenaran. Ibaratnya seekor keledai yang dipegang dan diikat, kemudian dilepas kembali, namun ia tidak tahu mengapa ia diikat lalu dilepas lagi.
 
f. Mengingatkan kepada nikmat yang telah diberikan Allah
Sakit dapat mengingatkan kita terhadap nikmat yang telah Allah berikan ketika kita dalam keadaan sehat, dengan demikian kita semakin bersyukur kepada Allah. Seorang penyair berkata: ”Seseorang tidak mengenal tanda-tanda sehat selagi dia belum tertimpa sakit.”
 
g. Mengingatkan keadaan orang-orang yang sakit
Allah menimpakan sakit kepada kita agar kita mengingat saudara-saudara kita yang sedang sakit, yang selama ini mereka kita lalaikan, sehingga kita kembali sadar dan terketuk hati kita untuk memenuhi hak-hak sauadara kita yang sedang sakit tersebut, seperti: mengunjunginya, membantu keperluannya, meringankan musibahnya, menghiburnya, membantukan mencarikan obat, mendoakannya, dll.
 
h. Mensucikan hati dari berbagai penyakit
Keadaan yang sehat bisa mengundang seseorang untuk bersikap sombong, bangga dan taajub kepada diri sendiri, sebab dalam keadaan seperti itu dia bebeas berbuat apa saja. Namun ketika sakit dataang menjenguknya, penderitaan menimpa dirinya, maka jiwanya bisa melunak, sifat-sifat sombong, takabur, dengki, membanggakan diri; dapat menjadi hilang sehingga akhirnya ia tunduk dan pasrah kepada Allah serta tekun beribadah kepada-Nya.
 
i. Menjadikan kita sabar
Abdul Malik bin Abjar berkata: ”Setiap orang pasti mendapat cobaan afiat, untuk dilihat apakah dia bersyukur, atau mendapat bencana untuk dilihat apakah dia bersabar.”
 
Wahai Saudaraku!
Bukankah faidah dan hikmah yang kita dapatkan ketika sakit sangat besar? Bukankah itu merupakan kenikmatan dan anugerah? Tidakkah engkau ingin mendapatkannya?
Karena itu, Bersabarlah!
Engkau memperoleh kesempatan memperoleh janji-janji tersebut di atas….jangan sia-siakan kesempatan emas tersebut!
 
Semakin berat penderitaan, semaikin pahala dilipatkan
Sahabat Abdullah bin Mas’ud Radhiallahu ‘Anhu berkata: Saya menjenguk Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sedangkan beliau sedang menahan sakit karena demam, saya berkata: ”Wahai Rasulullah, sungguh engkau kelihatan sedang menahan rasa sakit yang berat?” Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata: ”Benar, sesungguhnya saya sedang menahan sakit sebagaimana dua orang di antara kalian.”
Abdullah berkata: Saya berkata: ”Hal itu karena engkau mendapatkan dua pahala.” Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab: ”Benar”, kemudian beliau melanjutkan: 
”Tidak ada seorang muslim tertimpa musibah baik itu sakit atau lainnya kecuali Allah menghapus kesalahan-kesalahnnya sebagaimana pohon menjatuhkan daunnya.” (HR. Bukhari-Muslim)
 
Hadits di atas memberikan penjelasan kepada kita bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menetapkan bahwa apabila penyakit bertambah berat maka pahalanya dilipatgandakan dan pelipatgandaan ini terus meningkat sampai terhapusnya kesalahan-kesalahan semuanya. Dengan kata lain beliau berkata: Beratnya penyakit mengangkat derajat, menghapuskan kejelekan-kejelekan tanpa tersisa.
 
Apabila kita memahami hal ini, yaitu rasa sakit atau musibah lainnya dapat menghapus dosa kita dan mengangkat derajat kita; maka hendaklah kita bersabar dan ridho terhadap hal tersebut agar kita mendapatkan apa yang dijanjikan Allah terhadap orang yang bersabar:
”Dan Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (Ali Imran:146)
”Sesungguhnya hanya kepada orang-orang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (Az-Zumar:10)
”Sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu, (sambil mengucapkan): ‘Keselamatan atas kesabaranmu.’ Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (ar-Raad: 23-24)
 
Apakah ini bukan suatu kemuliaan? Bukankah ini merupakan derajat yang tinggi?
Tidakkah kita menginginkan sakit yang kita alami menjadi suatu kenikmatan dan anugerah yang besar? 
Jangan biarkan semua janji-janji tersebut…hilang begitu saja….
Jangan biarkan…kesempatan sudah ada di depan mata, namun kita tak sanggup meraihnya….
Klo hal ini terjadi pada kita… Innalillahi wa inna ilaihi raji’un….
tak ada kata lain yang pantas..selain: Saya mendapat musibah besar karena tidak mampu memanfaatkan kesempatan emas dengan adanya musibah yang ada pada saya…
 
Jika kamu tidak mengetahui maka itu adalah musibah, jika kamu mengetahuinya maka musibahnya lebih besar lagi….
Jika kamu tidak tahu bahwa di balik sakit ada kenikmatan yang besar, ada janji-janji Allah yang menggiurkan…itu adalah suatu musibah;
Jika kamu mengetahui hal ini (keutamaan-keutamaan sakit jika bersabar) namun luput dari memperoleh janji-janji Allah ini …, maka ini adalah musibah yang sangat besar.
 
”Sungguh unik perkara orang mukmin, sesungguhnya semua perkaranya adalah baik. Jika ia mendapat kebahagiaan, ia bersyukur dan jika ia mendapat ujian ia bersabar, maka (hal itu) merupakan kebaikan baginya.” (HR.Muslim)
 
Semoga bermanfaat, Allahu A’lam.

Wednesday, November 17, 2010

BERHATI-HATI KETIKA MEMBACA AL-FATIHAH






BERHATI-HATI KETIKA MEMBACA AL-FATIHAH KERANA NAMA SYAITAN DALAM AL-FATIHAH

Al-Fatihah adalah satu rukun dalam solat, apabila cacat bacaannya maka rosaklah solatnya. Oleh itu perbaikilah bacaannya dengan ilmu TAJWID. Bukan setakat bacaannya saja yg rosak malah kita menyebut nama syaitan di dalam solat kita.Berikut diperturunkan nama syaitan laknat yg wujud didalam Al-Fatihah, sekiranya kita tidak berhati-hati.

Nama-nama syaitan:

1. DU LI LAH (bila dibaca tiada sabdu) sepatutnya DULILLAH
2. HIR ROB (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya HI ROB
3. KIYYAU (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya KI YAU
4. KANNA'K (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya KA NA'K
5. KANNAS (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya KANAS
6. SIROTHOLLAZI............. sehingga habis hendaklah dibaca tanpa henti
7. AMIN...............hendaklah mengaminkan Al-Fatihah dengan betul iaitu AA......dua harakat, MIN.... 3 harakat.

Semoga Amin kita bersamaan dengan Amin para malaikat..... Insya-Allah. Semoga kita menjadi orang yang sentiasa membaiki bacaannya.

Perhatian;
Sebarkan hukum Allah walaupun sepotong ayat semoga kita mendapat
rahmatNya..... =)

Design and Templates By www.amirastudios.com